Sabtu, 08 Desember 2018

Cara mengatasi dan berbagai Bahan Yang Ampuh Mengatasi Tumit Kaki Pecah-Pecah - Fashion


Cara mengatasi dan berbagai Bahan Yang Ampuh  Mengatasi Tumit Kaki Pecah-Pecah - Fashion

Hai guys Masalah kaki yang banyak ditemui oleh para wanita adalah tumit pecah-pecah. Padahal dari ujung rambut sampai mata kaki sudah sempurna. Tapi itu belum sampai ujung. Yuk, kembalikan keindahan tumit kaki supaya penampilan Anda semakin sempurna.
Untuk dapatkan tumit kaki yang sempurna tidak perlu mahal, kok. Anda bisa melakukannya sendiri di rumah dengan bantuan bahan-bahan yang mudah didapatkan. Dilansir dari Prevention, ini 4 cara mudahnya!
1.      Gosok dengan cara yang benar
Tumit kaki bisa kembali sempurna dengan cara menggosoknya. Tapi gosok dengan bahan-bahan yang tepat, ya. Contohnya adalah menggunakan batu apung khusus untuk untuk menggosok tumit. Sebelum digosok, Anda bisa mandi air hangat atau merendam kaki di air hangat. Setelah itu gosok kaki dengan gerakan satu arah dan lakukan pelan-pelan. Jika menggosok terlalu keras atau dengan gerakan bolak balik justru bisa merusak kulit.
2.      Gunakan krim kaki
Sehabis digosok dengan batu, Anda bisa mengoleskan foot cream. Pilihlah yang mengandung formula lactic acid, salicylic acid,atau uric acid, yang merupakan eksfoliator untuk menipiskan area yang menebal di tumit, serta memperlambat timbulnya kembali kapalan. Pijat kaki dengan krim kaki minimal dua kali sehari, baik ketika tumit pecah-pecah atau tidak.
3.      Pakai kaus kaki
Untuk meningkatkan hasil dari penggunaan krim kaki, kenakan kaus kaki saat Anda tidur agar kaki tidak kering akibar terpapar AC. Pikirkan juga untuk menggunakan kaus kaki sebelum memakai sepatu Anda agar tumit kaki Anda tidak bersentuhan langsung dengan bagian dalam sepatu.
4.      Pilih sepatu yang menutup tumit
Mulai sekarang cobalah untuk mengenakan sepatu yang bagian belakangnya tertutup. Sebab hal itu bisa membantu mencegah tumit jadi pecah-pecah terkena paparan kotoran di jalan. Jika harus memakai sandal, pilih yang memiliki sol tebal dan dilengkapi dengan shock absorption. Dengan kata lain, gunakan alas kaki yang memberikan sedikit jarak antara kaki dengan lantai, sehingga kotoran tidak akan masuk ke dalam tumit yang pecah-pecah.


Nah selain cara di atas ada lho cream untuk tumit pecah-pecah yang di jual di toko- toko kosmetik sudah banyak ya, namun tidak sedikit pula orang yang memilih menggunakan cara herbal menggunakan bahan- bahan dapur / tanaman lainnya yang memang bebas dari bahan kimia 
Tumit pecah-pecah adalah masalah yang sangat umum bagi segala usia. Tumit pecah-pecah dapat disebabkan karena kurangnya kelembaban di daerah tumit, terlalu lama memakai sepatu, salah menggunakan sabun, dan bahkan karena terlalu lama di terkena air.
Nah penasaran kan apa saja bahannya apa saja ... yuk cek di bawah ini

1.      Lemon dan garam
Rendam kaki Anda di dalam air hangat yang di campur dengan perasan lemon dan garam. Lemon diketahui mampu menyingkirkan sel-sel kulit mati pada kulit. Sedangkan garam dapat mencegah segala infeksi.

2.      Air mawar dan gliserin
Oleskan campuran air mawar dan gliserin pada bagian tumit yang pecah-pecah. Biarkan selama satu malam, dan Anda akan bangun dengan kaki yang lembut di pagi hari.

3.      Minyak sayur
Gunakan minyak sayur sebagai pelembab untuk mengobati tumit Anda yang pecah-pecah. Anda juga bisa menggunakan olive oil, minyak kelapa atau minyak almond. Minyak ini akan meresap jauh ke dalam kulit dan meningkatkan kelembaban.

4.      Neem (Mimba)
Haluskan daun mimba dan kunyit secukupnya. Lalu oleskan adonan pada tumit kaki Anda. Neem diketahui memiliki fungsi antijamur dan membantu menyingkirkan semua bakteri penyebab infeksi. Kunyit juga dapat membantu mengurangi peradangan.

5.      Tepung beras dan madu
Scrub tepung beras dan madu dapat menghilangkan kulit tumit pecah-pecah Anda seketika.Madu berfungsi sebagai pelembab pada kaki Anda. Sedangkan tekstur kasar dari tepung beras, membantu menghapus kulit yang retak pada kulit Anda.

6.      Cuka
Rendam kaki Anda pada air hangat yang sudah di campur dengan cuka selama beberapa menit untuk melembutkan kulit mati. Kemudian gosok dengan batu apung agar kulit mati terangkat. Setelah itu oleskan pelembab pada kulit Anda.

7.      Minyak mustard
Pijat tumit Anda dengan minyak mustard sesaat sebelum Anda tidur. Lalu gunakan kaus kaki agar hasilnya maksimal. Dan kaki Anda akan jauh lebih baik di pagi hari.

Minggu, 18 November 2018

Manfaat Jeruk Bali, Dari Menurunkan Kolesterol Sampai Anti Kanker


Manfaat Jeruk Bali, Dari Menurunkan Kolesterol Sampai Anti Kanker

Jeruk Bali termasuk jenis tanaman yang relatif tahan penyakit dan mampu beradaptasi dengan baik pada daerah kering. Manfaat jeruk bali diantaranya dapat mengatasi beberapa jenis penyakit seperti jantung, dapat menurunkan kadar kolesterol, dan bahkan bisa bermanfaat untuk anti aging.
So, jeruk Bali tidak hanya mengandung vitamin C yang dipercaya dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, ebih dari itu, bermanfaat sebagai anti-aging yang handal.
Kandungan seratnya yang mudah larut membuat jeruk bali juga bersahabat dengan pencernaan. Bahkan, efektif meluruhkan kolesterol, dan mencegah kolesterol masuk ke sistem peredaran darah. Ini tentu menurunkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit pada sistem kardiovaskular.
Untuk memaksimalkan asupan nutrisi Jeruk bali, Anda dapat memakan kulitnya. Caranya, parut kulit jeruk bali dan masukan bersama saus salad buah. Kulit jeruk bali kaya akan vitamin C. Namun pastikan sebelum diparut, jeruk Bali sudah dicuci bersih.
Tapi ingat, ada sejumlah pantangan saat mengonsumsi buah ini. Jangan pernah memakannya bersamaan dengan obat. Salah satu zat yang berada dalam jeruk bali akan mengikat enzim alami yang ada di dalam usus sehingga mengurangi penyerapan beberapa jenis obat pada tubuh seperti obat antidepresi, dan obat penghambat kalsium.
Kandungan jeruk bali
Ø  Likopen
Kandungan likopen pada jeruk bali cukup tinggi, yaitu 350 mikrogram per 100 gram daging buah. Jika bersinergi dengan betakaroten (provitamin A) yang banyak terdapat pada jeruk bali, likopen bisa berperan sebagai antioksidan.
Ø  Pektin
Jeruk bali mengandung pektin jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya setelah dijus. Satu porsi jus jeruk bali mengandung lebih dari 3,9 persen pektin. Setiap 15 gram pektin dapat menurunkan 10 persen tingkat kolesterol. Berarti jeruk bali dapat menurunkan risiko penyakit jantung.
Ø  Zat aktif pembersih darah
Jeruk bali dipercaya mengandung zat aktif yang dapat membersihkan sel darah merah yang telah tua di dalam tubuh dan menormalkan tingkat hematokrit, yaitu persentase sel darah per volume darah. Tingkat hematokrit normal pada wanita adalah 37-47 persen, sedangkan laki-laki 40-54 persen. Rendahnya hematokrit akan menyebabkan anemia, tetapi jika sangat tinggi dapat memicu penyakit jantung karena darah jadi mengental.
Ø  Kalium
Jeruk bali (gravefruit) merupakan sumber kalium, vitamin A (440 IU), bioflavonoid, dan likopen (350 ug/100g). Hasil penelitian, jeruk bali termasuk antikanker yang sekaligus menyehatkan prostat.
Ø  Vitamin C
Seperti jeruk lain, jeruk bali adalah sumber vitamin C (350 mikrogram per 100 gram daging jeruk). Vitamin C sangat baik sebagai sumber antioksidan. Perokok dianjurkan untuk mengonsumsi jeruk bali dua "siung" (helai dalam buah) setiap hari. Peningkatan kadar vitamin C di dalam darah mampu memperbaiki jaringan yang rusak, bahkan kanker, akibat tidak stabilnya molekul radikal bebas karena rokok dan polusi udara.